Kecerdasan Buatan (AI) bukan lagi fiksi ilmiah. Dengan munculnya Chat GPT dari OpenAI, siapa saja kini bisa memiliki asisten virtual pintar yang mampu menulis esai, memperbaiki kode pemrograman, hingga menerjemahkan bahasa asing dalam hitungan detik.
Bagi Anda yang baru pertama kali mendengar istilah ini, Chat GPT adalah model bahasa besar yang dilatih untuk memahami dan menghasilkan teks seperti manusia. Di bawah ini, kami menyediakan simulasi interaktif agar Anda bisa merasakan sensasi "berbicara" dengan mesin.
Pilih prompt di bawah untuk mencoba:
Kemampuan AI sangat bergantung pada bagaimana Anda memberikan instruksi atau yang dikenal dengan istilah Prompt Engineering. Berikut adalah beberapa use case nyata:
Anda bisa menggunakan AI sebagai partner percakapan. Misalnya, mintalah AI untuk mengoreksi kalimat Anda atau menjelaskan frasa sulit seperti makna "How was your day" secara mendalam.
Mengalami art block? Mintalah AI memberikan deskripsi visual. Contoh prompt: "Berikan saya 10 ide gambar pemandangan surealis". Hasilnya bisa Anda gunakan sebagai referensi untuk membuat karya seni rupa manual.
Jangan cuma tulis "Buatkan pidato". Tapi tulis: "Buatkan naskah pidato perpisahan sekolah yang menyentuh hati, durasi 3 menit, terdiri dari 3 paragraf utama."
Lihat contoh hasilnya di halaman Contoh Pidato 3 Paragraf.
Meskipun canggih, AI seperti Chat GPT memiliki keterbatasan: